TERAS7.COM, BANJARBARU – Pengelolaan data Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Banjarbaru mencatat hasil maksimal. Pemerintah Kota Banjarbaru berhasil meraih nilai 100,00 dalam Indeks Kualitas Data Aparatur (IKADA) Semester I Tahun 2026 sekaligus menempati peringkat pertama di wilayah kerja Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN), berdasarkan hasil penilaian per 7 Agustus 2026.
Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi Banjarbaru karena berhasil berada di posisi teratas dalam pemeringkatan IKADA kategori instansi di lingkungan Kanreg VIII BKN. Dalam penilaian tersebut, Banjarbaru memperoleh predikat Sangat Tinggi dengan total nilai sempurna 100,00.
Bagi Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, capaian tersebut bukan sekadar angka dalam penilaian. Hasil IKADA menjadi gambaran dari upaya pemerintah daerah dalam membangun pengelolaan pemerintahan yang semakin tertata, khususnya melalui pemanfaatan data yang akurat dalam mendukung kebutuhan birokrasi.
“Kami mengapresiasi capaian IKADA Kota Banjarbaru dengan predikat sangat tinggi, peringkat pertama se-Kanreg VIII BKN dengan total nilai 100,00,” ujar Lisa.
Menurutnya, kualitas data memiliki peran penting dalam mendukung proses pemerintahan. Data ASN yang terkelola dengan baik dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan sekaligus membantu pemerintah menjalankan reformasi birokrasi secara lebih terarah.
Capaian tersebut juga berkaitan dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Pemanfaatan ekosistem digital dalam pengelolaan data ASN diharapkan mampu membuat proses administrasi kepegawaian berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Lisa menyebut, keberhasilan tersebut juga memberikan manfaat dalam mendukung layanan karier ASN secara nasional. “Keberhasilan ini sangat bermanfaat dalam mendukung reformasi birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berbasis data, serta mempermudah proses administrasi dan layanan karier ASN melalui ekosistem digital,” tambahnya.
Dengan nilai maksimal tersebut, Banjarbaru kini memiliki capaian yang perlu dipertahankan sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data aparatur. Hasil IKADA Semester I 2026 ini menjadi salah satu indikator penguatan tata kelola kepegawaian dan birokrasi berbasis data di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.





