Bukan Cuma Soal Perang, 260 Peserta Komcad Dibekali Disiplin dan Bela Negara

Danrindam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI AD Ali Akhwan saat membuka Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad). (Foto: Humas Rindam XXII/TB)

AYOKALSEL.COM, BANJARBARU – Sebanyak 260 peserta mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Rindam XXII/Tambun Bungai, Kota Banjarbaru, Senin (31/8/2026).

Danrindam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI AD Ali Akhwan mengatakan, pembentukan Komcad merupakan bagian dari sistem pertahanan rakyat semesta. Dalam sistem pertahanan negara, terdapat komponen utama, komponen cadangan dan komponen pendukung.

“Pertahanan negara ini juga ada komponen cadangan. Di mana dalam pertahanan rakyat semesta itu ada komponen utama, komponen cadangan dan komponen pendukung,” ujar Ali Akhwan.

Menurutnya, keberadaan Komcad tidak hanya berorientasi pada kepentingan pertahanan ketika terjadi perang. Berbagai pengetahuan, kedisiplinan dan tanggung jawab yang diperoleh selama pelatihan juga diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tidak hanya orientasinya langsung istilahnya perang, tapi juga dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dengan disiplin ilmu, tanggung jawab dan latihan yang dipelajari di sini,” katanya.

Ali menjelaskan, 260 peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari berbagai latar belakang masyarakat. Di antaranya terdapat pengusaha, peternak hingga peserta yang belum bekerja.

Keragaman latar belakang tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta. Mereka diharapkan memiliki kedisiplinan, tanggung jawab serta jiwa nasionalisme yang semakin kuat setelah menyelesaikan pelatihan.

Ia berharap pelatihan ini juga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan wawasan kebangsaan serta menumbuhkan kembali semangat bela negara, khususnya di kalangan generasi muda.

“Diharapkan dengan selesai pendidikan bisa menumbuhkan rasa jiwa nasionalisme yang saat ini mungkin sudah jarang dimiliki oleh generasi-generasi muda terutama,” tuturnya.

Selain itu, nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti ketika peserta menyelesaikan pendidikan. Disiplin, wawasan kebangsaan dan semangat bela negara diharapkan dapat dibawa kembali ke lingkungan masyarakat.

Ali menilai, kecintaan terhadap tanah air dan jiwa nasionalisme perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam membangun masyarakat yang memiliki kesadaran terhadap pertahanan negara.

“Menumbuhkan lagi bela negara, disiplin, wawasan kebangsaan dan bela negara kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pelatihan Dasar Kemiliteran Komcad Matra Darat Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat membentuk peserta yang memiliki disiplin, tanggung jawab, wawasan kebangsaan dan jiwa nasionalisme sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan negara. (hkmh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *