Musrenbang Batumandi Himpun 88 Usulan Prioritas untuk RKPD 2027

AYOKALSEL.COM, BALANGAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, yang digelar Rabu (11/2/2026), kembali menegaskan fungsinya sebagai forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut, sebanyak 88 usulan prioritas berhasil dihimpun dari berbagai desa. Seluruh aspirasi itu akan dibawa ke tingkat kabupaten sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Fahriani, menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial tahunan semata. Menurutnya, forum ini merupakan ruang penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang harus dimaknai sebagai momentum strategis, bukan sekadar rutinitas. Usulan yang disampaikan harus relevan dengan persoalan riil di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan usulan yang realistis dan berbasis kebutuhan mendesak warga. Dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kata dia, penentuan skala prioritas menjadi kunci utama dalam perencanaan.

Fahriani menambahkan, prinsip efisiensi, efektivitas, pemerataan, dan keberlanjutan harus menjadi landasan dalam menentukan program pembangunan. Tidak semua usulan dapat direalisasikan dalam satu tahun anggaran, sehingga diperlukan proses seleksi yang cermat.

“Usulan yang belum terakomodasi akan terus diperjuangkan pada tahun berikutnya. Yang terpenting, program tersebut benar-benar berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Ia memastikan, hasil Musrenbang Kecamatan Batumandi akan menjadi salah satu rujukan penting bagi DPRD dalam pembahasan program dan penganggaran ke depan.

Sementara itu, pihak Kecamatan Batumandi berharap seluruh usulan yang telah disepakati dapat masuk dalam program pembangunan Kabupaten Balangan. Melalui Musrenbang, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *