Setahun Memimpin Banjarbaru, Lisa–Wartono Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga

AYOKALSEL.COM – Genap satu tahun sejak memimpin Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby bersama Wakil Wali Kota Wartono menyoroti sejumlah program pembangunan yang mulai dijalankan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Banjarbaru Emas.

Sejak dilantik pada 21 Juni 2025, kepemimpinan Lisa–Wartono membawa visi Banjarbaru Emas, yakni elok, maju, adil, dan sejahtera. Visi tersebut diarahkan untuk mendorong pembangunan kota melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, hingga pengembangan sektor ekonomi daerah.

Dalam pelaksanaannya, visi tersebut dijabarkan melalui empat misi utama, meliputi pembangunan infrastruktur berkualitas dan lingkungan berkelanjutan, peningkatan sumber daya manusia yang berakhlak serta berdaya saing, penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan inovatif, hingga transformasi ekonomi yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah program prioritas mulai dijalankan selama satu tahun masa kepemimpinan tersebut. Salah satunya melalui program Barakat Gawi Banjarbaru yang menyasar peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Melalui program tersebut, rumah yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni diperbaiki agar menjadi tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman.

Pemerintah Kota Banjarbaru mencatat sepanjang 2025 sebanyak 159 rumah tidak layak huni telah ditangani. Program tersebut juga berlanjut pada 2026 dengan target penanganan 102 rumah melalui dukungan APBD Kota Banjarbaru serta kolaborasi bersama perusahaan daerah dan mitra strategis.

Selain sektor perumahan, pembangunan infrastruktur pengendalian air juga menjadi fokus pemerintah kota guna mengurangi risiko banjir serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari normalisasi sungai dan saluran drainase, rehabilitasi tanggul sungai, pembangunan embung dan kolam retensi, hingga pembuatan sumur resapan di sejumlah wilayah.

Peningkatan kapasitas Embung Gunung Kupang, normalisasi Embung Cempaka, pembangunan kolam retensi di kawasan Gunung Kupang, Embung Jingah, hingga kawasan Puskesmas Kemuning menjadi bagian dari penguatan sistem pengendalian air di Banjarbaru.

Pembangunan dan rehabilitasi jaringan drainase juga dilakukan di sejumlah kelurahan sebagai upaya memperkuat daya dukung kota terhadap perubahan cuaca dan intensitas hujan.

Di sisi lain, penataan wajah kota juga terus dilakukan melalui revitalisasi taman dan median jalan, pembaruan penerangan jalan umum, serta penataan infrastruktur perkotaan.

Pemerintah Kota Banjarbaru menilai berbagai program tersebut menjadi bagian dari fondasi pembangunan jangka panjang, seiring upaya menghadirkan kota yang lebih nyaman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *