AYOKALSEL.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai memetakan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk pengembangan pelatihan digital. Tak hanya ASN, pelaku UMKM juga masuk dalam sasaran penguatan kompetensi tersebut. Pembahasan ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, Kamis (17/9/2026).
Audiensi tersebut mempertemukan Pemko Banjarbaru dengan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Banjarmasin. Pertemuan ini turut dihadiri Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama sejumlah kepala SKPD terkait.
Dalam pertemuan itu, BLSDM Komdigi Banjarmasin menyampaikan sejumlah program pelatihan yang dapat ditawarkan untuk Banjarbaru. Namun, program tersebut tidak serta-merta ditentukan begitu saja karena Pemko perlu melihat terlebih dahulu kebutuhan SDM yang ada di daerah.
Pemetaan kebutuhan ini menjadi penting agar pelatihan yang nantinya diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta. Dengan begitu, program peningkatan kompetensi tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih nyata.
Wali Kota Lisa mengatakan peningkatan kualitas SDM menjadi hal penting seiring dengan perkembangan layanan pemerintahan dan aktivitas masyarakat yang semakin banyak memanfaatkan teknologi digital.
“Ini adalah momentum yang sangat penting bagi kami dan kami juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi dengan silaturahmi dan audiensi hari ini,” ujar Lisa.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian dalam pembahasan adalah kemampuan pemasaran digital bagi pelaku UMKM. Kemampuan tersebut dinilai penting agar pelaku usaha dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung aktivitas pemasaran dan pengembangan usahanya.
Selain UMKM, peningkatan kapasitas ASN juga menjadi salah satu pertimbangan. Penguatan kompetensi digital bagi aparatur diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintahan yang semakin bersentuhan dengan teknologi.
Lisa berharap program-program yang ditawarkan BLSDM Komdigi Banjarmasin dapat segera ditindaklanjuti dengan menyesuaikan bentuk dan sasaran pelatihan terhadap kebutuhan pengembangan SDM di Banjarbaru.
“Program-program yang ditawarkan untuk Pemerintah Kota Banjarbaru bisa kita tindak lanjuti untuk memberikan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan masyarakat juga, tentunya khusus para UMKM yang ada di Banjarbaru. Mudah-mudahan program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat buat masyarakat dan ASN Kota Banjarbaru,” lanjutnya.
Melalui audiensi tersebut, Pemko Banjarbaru dan BLSDM Komdigi Banjarmasin membuka ruang pembahasan lebih lanjut untuk menentukan program yang paling sesuai dengan kebutuhan SDM di Banjarbaru.
Dengan pemetaan tersebut, pelatihan digital diharapkan dapat diarahkan secara lebih tepat, baik untuk meningkatkan kapasitas ASN maupun membantu pelaku UMKM menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan pola aktivitas masyarakat. (hkmh)





