AYOKALSEL.COM, BALANGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Balangan yang meluncurkan program beasiswa bagi anak yatim mulai 1 Juli 2026. Program tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak yang kehilangan orang tua.
Anggota DPRD Balangan, Syahbudin, mengatakan kebijakan yang memberikan beasiswa kepada maksimal dua anak dari setiap kepala keluarga yang meninggal dunia merupakan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami di DPRD Balangan sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Balangan yang memberikan beasiswa kepada maksimal dua orang anak dari setiap kepala keluarga yang meninggal dunia. Program ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat dan menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah,” ujarnya, Rabu (08/07/2026).
Menurut Syahbudin, program tersebut tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di Kabupaten Balangan.
Meski demikian, ia menegaskan pelaksanaan program harus didukung dengan pendataan yang akurat, proses administrasi yang mudah, serta pengawasan yang ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Harapan kami, pendataan calon penerima dilakukan secara akurat, proses pengajuannya mudah, serta pengawasannya diperkuat agar bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak. Semoga program ini terus berlanjut karena akan memberikan dampak besar bagi masa depan generasi Balangan,” katanya.
Ia menilai program beasiswa tersebut juga dapat menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan.
Karena itu, Syahbudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim di Kabupaten Balangan.
Menurutnya, dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Balangan yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing melalui akses pendidikan yang lebih baik.





